SURABAYA, Nawacaraka Media – Suasana penuh kekeluargaan menyelimuti Warung Mang Kabayan, Ketintang, Surabaya, pada Minggu (29/03/2026). Guru dan karyawan SMP Kemala Bhayangkari 1 Surabaya berkumpul bersama keluarga inti mereka dalam acara Halal Bihalal Idulfitri 1447 H. Kegiatan rutin tahunan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menyegarkan semangat kerja setelah libur panjang lebaran.
Acara yang dimulai sejak pagi hari ini berlangsung dengan suasana yang santai namun tetap sarat makna. Pemilihan lokasi di kawasan Ketintang sengaja dilakukan untuk menghadirkan nuansa makan bersama yang akrab dengan hidangan khas Nusantara. Kehadiran anggota keluarga inti, mulai dari suami, istri, hingga anak-anak, menambah kehangatan acara, mengubah pertemuan formal sekolah menjadi ajang reuni keluarga besar yang menyenangkan.
Menjaga Solidaritas Sebagai Kunci Keberhasilan
Kepala SMP Kemala Bhayangkari 1 Surabaya, Ibu Lusti Wahyuni, S.Pd., dalam sambutannya menekankan bahwa keberhasilan sekolah dalam mendidik siswa tidak terlepas dari kekompakan tim di baliknya. Beliau menyoroti betapa krusialnya menjaga hubungan baik antar personal di lingkungan kerja.
“Halal bihalal ini bukan sekadar tradisi seremonial untuk bersalam-salaman. Ini adalah momen bagi kita untuk meruntuhkan sekat-sekat formalitas sejenak. Solidaritas antar guru dan karyawan adalah fondasi utama sekolah kita. Jika hubungan internal kita harmonis, maka energi positif itu akan tersalurkan langsung dalam proses belajar mengajar di kelas,” ujar Ibu Lusti Wahyuni, S.Pd.
Beliau juga menambahkan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk membangun sinergi yang lebih kuat. Dengan saling memaafkan dan memahami satu sama lain, diharapkan kerja sama tim dalam menghadapi tantangan pendidikan di masa depan akan semakin solid.
Siraman Rohani dan Doa Bersama
Puncak acara diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustad Mohammad Solihin, S.Ag. Dalam ceramahnya, beliau memaparkan makna hakiki dari silaturahmi dan pentingnya menjaga lisan serta hati dalam lingkungan kerja. Ustad Solihin mengingatkan bahwa bekerja di dunia pendidikan adalah bentuk ibadah, sehingga keikhlasan dan keharmonisan antar rekan sejawat menjadi kunci keberkahan rezeki.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah. Para guru dan karyawan tampak berbincang akrab sambil menikmati hidangan, sementara anak-anak bermain dengan ceria di area restoran. Melalui kegiatan ini, SMP Kemala Bhayangkari 1 Surabaya kembali menegaskan komitmennya untuk tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga dalam membangun karakter kekeluargaan yang kokoh di antara seluruh stafnya.



